{"id":1242,"date":"2026-01-24T03:42:46","date_gmt":"2026-01-24T03:42:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/?p=1242"},"modified":"2026-01-24T03:42:46","modified_gmt":"2026-01-24T03:42:46","slug":"praperadilan-sukabumi-bergulir-ke-babak-penentu-ahli-hukum-patahkan-argumen-polisi-dalam-uji-materi-kuhap-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/?p=1242","title":{"rendered":"Praperadilan Sukabumi Bergulir ke Babak Penentu: Ahli Hukum Patahkan Argumen Polisi dalam Uji Materi KUHAP 2025"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1243 size-full\" src=\"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260124-103649_1.jpg\" alt=\"\" width=\"665\" height=\"632\" srcset=\"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260124-103649_1.jpg 665w, https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260124-103649_1-300x285.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 665px) 100vw, 665px\" \/>Sukabumi<\/strong><\/span> \u2013 <span style=\"color: #ff0000;\"><em><strong>ungkaphukumnasional.com<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p>Sidang praperadilan bersejarah di Pengadilan Negeri Sukabumi hari ini, Jumat, memasuki momen klimaks dengan agenda penyampaian kesimpulan. Persidangan yang menguji keabsahan penghentian penyidikan (SP3) kasus dugaan pemalsuan oleh Polres Sukabumi Kota ini telah berubah menjadi ajang uji nyali pertama bagi penerapan Kitab Hukum Acara Pidana (KUHAP) No. 1 Tahun 2025 dan KUHP Nasional, (23 Januari 2026).<\/p>\n<p>Suasana tegang menyelimuti ruang sidang perkara Nomor 5\/Pid.Pra\/2025\/PN.Skb, yang dipantau langsung oleh elite hukum nasional dan lokal, termasuk Ketua Asosiasi Advokat Indonesia, Angga Prawira, S.H., serta pimpinan LBH Sukabumi Officium Nobile dan Perkumpulan Advokaten Indonesia. Kehadiran mereka menegaskan status perkara ini sebagai laboratorium hidup bagi penegakan hukum baru.<\/p>\n<p>Pemohon, yang diwakili kuasa hukum dari DRH &amp; Partners pimpinan Dasep Rahman Hakim, S.H., M.H., memasuki agenda kesimpulan dengan posisi yang dianggap sangat kuat. Pada agenda pembuktian sebelumnya, mereka telah menghadirkan 16 bukti surat asli serta dua ahli terkemuka: Dr. Arif Firmansyah, S.H., M.H. (ahli perdata) dan Dr. Indra Yudha Koswara, S.H., M.H. (ahli pidana).<\/p>\n<p>Sementara itu, termohon (Polres Sukabumi Kota) hanya menyampaikan pembuktian berupa surat, tanpa menghadirkan satu pun saksi fakta atau ahli untuk membantah analisis mendalam dari pihak pemohon.<\/p>\n<p>&#8220;Kami nyatakan, dalil jawaban termohon dalam eksepsi dan jawaban, telah dipatahkan secara akademis dan praktis oleh keterangan ahli pidana kami, Dr. Indra,&#8221; tegas Dasep Rahman Hakim di depan pers usai sidang. &#8220;Setiap bantahan mereka dijawab dengan merujuk langsung pada KUHAP 2025 dan KUHP Nasional yang baru.&#8221;<\/p>\n<p>Dasep secara keras mengkritik argumentasi kepolisian yang dinilainya masih berkutat pada Peraturan Kapolri (Perkap) dan mengabaikan hierarki perundang-undangan yang menempatkan Undang-Undang di atasnya. &#8220;Ini adalah kesalahan fatal dalam berargumentasi di persidangan,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Keterangan Dr. Indra Yudha Koswara pada sidang pembuktian lalu digambarkan sebagai &#8220;pukulan telak&#8221; yangmengurai secara sistematis cacat hukum acara pidana dalam proses penyelidikan kepolisian, termasuk soal etika profesi dan kepatuhan.<\/p>\n<p>RED<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sukabumi \u2013 ungkaphukumnasional.com Sidang praperadilan bersejarah di Pengadilan Negeri Sukabumi hari ini, Jumat, memasuki momen&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1242","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1242"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1242\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1244,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1242\/revisions\/1244"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}