{"id":1281,"date":"2026-01-27T16:46:39","date_gmt":"2026-01-27T16:46:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/?p=1281"},"modified":"2026-01-27T16:46:39","modified_gmt":"2026-01-27T16:46:39","slug":"refleksi-reformasi-kapolri-ungkap-alasan-polisi-harus-tetap-di-bawah-presiden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/?p=1281","title":{"rendered":"Refleksi Reformasi: Kapolri Ungkap Alasan Polisi Harus Tetap di Bawah Presiden"},"content":{"rendered":"<p>\u200b<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1282 size-full\" src=\"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260127-234304_1.jpg\" alt=\"\" width=\"665\" height=\"847\" srcset=\"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260127-234304_1.jpg 665w, https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260127-234304_1-236x300.jpg 236w\" sizes=\"auto, (max-width: 665px) 100vw, 665px\" \/><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Jakarta<\/strong><\/span> &#8211; <span style=\"color: #ff0000;\"><em><strong>ungkapukumnasional.com<\/strong><\/em><\/span> Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menegaskan arah penting perjalanan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI. Dalam paparannya, Jenderal Sigit melakukan &#8220;napak tilas&#8221; sejarah Polri yang penuh dinamika\u2014mulai dari masa kemerdekaan hingga bertransformasi menjadi polisi sipil di era modern.<\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\">\u200bDari Era Militeristik Menuju Polisi Sipil<\/span><\/p>\n<p>\u200bKapolri menjelaskan bahwa posisi Polri telah mengalami berbagai pergeseran mengikuti arus politik bangsa. Pernah berada di bawah Kementerian Dalam Negeri hingga di bawah Perdana Menteri (1946\u20131961), Polri kemudian sempat melebur ke dalam ABRI selama periode 1966-1998.<\/p>\n<p>\u200bNamun, pasca-Reformasi 1998, Polri menempuh jalan baru. Pemisahan dari TNI menjadi tonggak sejarah bagi Polri untuk menanggalkan pendekatan militeristik dan membangun kembali doktrin sebagai polisi sipil.<br \/>\n\u200b\u201cPolri kini mengemban doktrin &#8216;to serve and protect&#8217;.<\/p>\n<p>Fokus kami adalah menjaga ketenteraman masyarakat, bukan lagi pendekatan militer,\u201d tegas Kapolri.<\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\">\u200bMengapa Harus di Bawah Presiden?<\/span><\/p>\n<p>\u200bMenanggapi diskusi mengenai struktur organisasi, Jenderal Sigit menekankan bahwa posisi Polri di bawah Presiden saat ini adalah mandat konstitusi (Pasal 30 ayat 4 UUD 1945).<br \/>\nIa menilai posisi ini paling ideal karena:<\/p>\n<p>\u200bFleksibilitas Tinggi: Memudahkan koordinasi cepat dalam menjaga keamanan di wilayah Indonesia yang luas dengan ribuan pulau.<\/p>\n<p>\u200bKeamanan Nasional: Memastikan respons yang maksimal terhadap dinamika penduduk yang besar.<\/p>\n<p>\u200bMandat Konstitusi: Sejalan dengan Ketetapan MPR yang mempertegas posisi Polri sebagai instrumen negara yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Negara.<\/p>\n<p>\u200bLangkah ini dipandang sebagai fondasi utama agar Polri tetap independen dan profesional dalam menjawab tantangan keamanan nasional yang kian kompleks di masa depan.<\/p>\n<p>Red<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200bJakarta &#8211; ungkapukumnasional.com Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menegaskan arah penting perjalanan institusi Kepolisian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1281","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1281","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1281"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1281\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1283,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1281\/revisions\/1283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1281"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1281"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1281"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}