{"id":2818,"date":"2026-05-22T05:12:46","date_gmt":"2026-05-22T05:12:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/?p=2818"},"modified":"2026-05-22T05:12:46","modified_gmt":"2026-05-22T05:12:46","slug":"knpi-dramaga-bersitegang-dengan-humas-rs-kbp-di-tengah-sunatan-massal-hjb-ke-544","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/?p=2818","title":{"rendered":"KNPI Dramaga Bersitegang dengan Humas RS KBP di Tengah Sunatan Massal HJB ke-544"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2819 size-full\" src=\"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot_20260522-120915_1.jpg\" alt=\"\" width=\"665\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot_20260522-120915_1.jpg 665w, https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot_20260522-120915_1-300x169.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 665px) 100vw, 665px\" \/>Bogor<\/strong><\/span> \u2013 <span style=\"color: #ff0000;\"><em><strong>ungkaphukumnasional.com<\/strong><\/em><\/span> Polemik mewarnai pelaksanaan sunatan massal gratis yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dramaga dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Kamis (21\/5\/2026).<\/p>\n<p>Ketegangan pecah antara panitia KNPI Dramaga dan pihak humas RS KBP saat kegiatan berlangsung. Pihak rumah sakit disebut masuk ke ruang tindakan dan mencoba mengatur jalannya teknis acara, padahal menurut panitia, sejak awal kegiatan tersebut disiapkan secara mandiri oleh KNPI bersama relawan tanpa keterlibatan nyata dari pihak rumah sakit.<\/p>\n<p>Ketua KNPI Kecamatan Dramaga, Muhamad Syukron Anugrah, menilai tindakan tersebut tidak etis karena dilakukan ketika kegiatan sosial sedang berjalan dan para relawan tengah fokus melayani masyarakat.<\/p>\n<p>Ketika kami berjibaku mencari peserta, melakukan verifikasi, sampai menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan, tidak ada keterlibatan nyata. Tapi saat acara berjalan justru datang dan mencoba mengatur teknis di lapangan. Itu yang membuat panitia kecewa,\u201d tegas Syukron.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti pernyataan humas RS KBP yang sebelumnya menyebut mencari peserta sunatan massal \u201cbagai mencari jarum di tumpukan jerami\u201d.<\/p>\n<p>Menurutnya, ucapan tersebut terkesan meremehkan kondisi masyarakat kecil yang masih kesulitan mengakses layanan kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cUcapan itu kami ingat betul. Katanya mencari peserta sunat massal sulit seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Faktanya? Dalam waktu singkat 140 anak mendaftar. Bahkan banyak yang terpaksa tidak bisa kami akomodir karena keterbatasan kuota,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Syukron menilai membludaknya jumlah pendaftar menjadi tamparan keras bagi pihak-pihak yang menganggap kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan gratis sudah tidak ada.<\/p>\n<p>\u201cIni bukti bahwa masyarakat bawah masih sangat membutuhkan bantuan. Jadi jangan bicara seolah kegiatan sosial seperti ini tidak dibutuhkan warga,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dari total 140 pendaftar,<br \/>\nsebanyak 55 peserta dinyatakan lolos verifikasi. KNPI Dramaga memprioritaskan anak yatim piatu, keluarga berpenghasilan di bawah UMR, dan warga yang benar-benar membutuhkan berdasarkan hasil pendataan lapangan.<\/p>\n<p>Menurut Syukron, proses penjaringan peserta dilakukan langsung oleh pengurus KNPI hingga ke lingkungan warga. Dari situ, pihaknya menemukan masih banyak keluarga yang menunda khitan anaknya karena keterbatasan ekonomi.<\/p>\n<p>\u201cKami turun langsung ke masyarakat. Banyak orang tua yang mengaku belum mampu mengkhitankan anaknya karena biaya. Jadi kalau ada yang bilang sulit mencari peserta, berarti tidak benar-benar melihat kondisi masyarakat di bawah,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial HJB, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial organisasi kepemudaan terhadap masyarakat kecil.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin HJB bukan hanya seremoni dan spanduk, tapi ada manfaat konkret yang dirasakan warga,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Meski sempat diwarnai ketegangan, pelaksanaan sunatan massal tetap berjalan hingga selesai. KNPI Dramaga memastikan kegiatan berlangsung berkat gotong royong dan swadaya organisasi demi membantu masyarakat kurang mampu.<\/p>\n<p>Di akhir keterangannya, Syukron menyampaikan kritik keras terhadap minimnya sensitivitas sosial sejumlah pihak yang beroperasi di wilayah Dramaga namun dinilai belum maksimal memberi kontribusi sosial kepada masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>\u201cJangan sampai organisasi kepemudaan yang bergerak dengan keterbatasan justru lebih hadir untuk masyarakat dibanding pihak-pihak yang setiap hari menjalankan usaha dan mencari keuntungan di wilayah Dramaga,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Reporter: ( Jhon khodir )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bogor \u2013 ungkaphukumnasional.com Polemik mewarnai pelaksanaan sunatan massal gratis yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2818","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2818"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2820,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2818\/revisions\/2820"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}