{"id":985,"date":"2026-01-03T03:23:03","date_gmt":"2026-01-03T03:23:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/?p=985"},"modified":"2026-01-03T03:23:03","modified_gmt":"2026-01-03T03:23:03","slug":"dari-balik-tawa-riang-anak-yatim-lmp-mac-sukaresmi-nyalakan-semangat-kebangsaan-yang-humanis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/?p=985","title":{"rendered":"Dari Balik Tawa Riang Anak Yatim, LMP MAC Sukaresmi Nyalakan Semangat Kebangsaan yang Humanis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-987\" src=\"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260103-095130_1-300x283.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"283\" srcset=\"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260103-095130_1-300x283.jpg 300w, https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260103-095130_1.jpg 665w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>CIANJUR<\/strong><\/span> \u2013 <span style=\"color: #ff0000;\"><em><strong>ungkaphukumnasional.com<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p>Suara tawa ceria puluhan anak-anak memecah khidmatnya lantunan sholawat di Sekretariat LMP MAC Sukaresmi, Jumat (2\/1\/2026). Di tengah aura Rajaban yang religius, organisasi Laskar Merah Putih ini membuktikan nasionalisme tak hanya soal gagasan, tetapi juga aksi nyata menyentuh hati: sebuah santunan penuh kehangatan untuk anak yatim.<\/p>\n<p>Acara itu lebih dari sekadar pemberian bingkisan. Ia adalah simfoni kecil kebersamaan. Nuansa haru ketika ayat suci dibacakan, berpadu dengan gemercik tawa polos anak-anak yang sedang berlarian. Sebuah pemandangan yang, kata Ketua LMP MAC Sukaresmi, Cecep Sudrajat, adalah esensi dari perjuangan.<\/p>\n<p>&#8220;Rajaban ini momentum mengasah spiritualitas dan kepekaan sosial. Santunan ini bentuk konkrit kami meringankan beban adik-adik yatim, sekaligus sekolah empati bagi setiap kader LMP,&#8221; ujar Cecep.<\/p>\n<p>Dukungan datang dari pimpinan tertinggi LMP di Cianjur. Iwan Mercy, Ketua MACAB LMP Kabupaten Cianjur, menegaskan kegiatan ini adalah napas sejati organisasi.<\/p>\n<p>&#8220;Inilah esensi perjuangan Laskar Merah Putih: nasionalisme yang tak cuma berkobar untuk negara, tetapi juga tergerak mengayomi yang paling membutuhkan di sekitar kita. MAC Sukaresmi memberi teladan yang brilliant,&#8221; tegas Iwan.<\/p>\n<p>Acara semakin khidmat dengan kehadiran Penasehat Apipudin dan Pembina Nurodin, yang turun langsung membagikan bantuan. Bantuan yang diberikan bukan sekadar materi. Doa, motivasi, dan semangat untuk terus bersekolah menggapai cita-cita, melekat dalam setiap paket yang diberikan.<\/p>\n<p>Salah satu penerima, Randi (6 tahun), tak bisa menyembunyikan senyumnya. &#8220;Senang dapat bingkisan. Kakak-kakak di sini baik, ajak main dan makan bersama,&#8221; ujarnya polos, sambil memeluk erat bingkisan.<\/p>\n<p>Aksi nyata ini tak luput dari perhatian warga. Banyak yang menyempatkan diri menyaksikan, memberikan apresasi spontan atas kepedulian yang diwujudkan dalam bentuk nyata.<\/p>\n<p>&#8220;Semangat merah putih di dada kami adalah komitmen untuk berkontribusi. Dan itu dimulai dari langkah kecil seperti ini: membahagiakan saudara-saudara kita. Ini akan menjadi tradisi abadi kami,&#8221; pungkas Cecep dengan penuh keyakinan.<\/p>\n<p>Di awal tahun 2026, LMP MAC Sukaresmi tidak hanya memulai dengan catatan amal. Mereka menorehkan memoar indah tentang semangat kebangsaan yang hidup, bersenyawa dengan kemanusiaan, dan menyala dari tingkat paling akar rumput: sebuah kepedulian tulus yang mampu melahirkan senyum dan harapan baru.<\/p>\n<p>RED<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CIANJUR \u2013 ungkaphukumnasional.com Suara tawa ceria puluhan anak-anak memecah khidmatnya lantunan sholawat di Sekretariat LMP&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-985","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/985","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=985"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/985\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":988,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/985\/revisions\/988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=985"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=985"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ungkaphukumnasional.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=985"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}