Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Unpam Perkuat Kompetensi Public Speaking Guru melalui Pendampingan Kolaboratif
TANGERANG – ungkaphukumnasional.com Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Pamulang (Unpam) Angkatan 6 Kelas 01MPDE002, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Penguatan Budaya Akselerasi Soft Skill Public Speaking melalui Pendampingan Kolaboratif Guru”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (21/10/2026) di SMP Alfa Sanah, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya melalui pengembangan kompetensi profesional guru di bidang komunikasi dan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking).
Kemampuan public speaking menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dikuasai oleh seorang guru. Dalam menjalankan tugas profesionalnya, guru tidak hanya dituntut memiliki penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu menyampaikan informasi secara jelas, sistematis, menarik, dan komunikatif kepada peserta didik maupun seluruh warga sekolah.
Melalui program PKM tersebut, mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang berupaya mendorong terbentuknya budaya pengembangan keterampilan nonteknis (soft skill) secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Pendampingan kolaboratif dipilih sebagai pendekatan untuk memperkuat komunikasi, mendorong pertukaran pengalaman, serta meningkatkan kompetensi guru dalam mendukung proses pembelajaran yang efektif.
Mendorong Kolaborasi dan Profesionalisme Guru
Pendampingan kolaboratif diharapkan menjadi wadah bagi para guru untuk meningkatkan rasa percaya diri, mengasah kemampuan menyampaikan gagasan, serta mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif. Melalui proses kolaborasi, guru dapat saling memberikan masukan, berbagi praktik baik, dan merumuskan strategi komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Penguatan soft skill tersebut juga diharapkan dapat mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih interaktif, partisipatif, dan menyenangkan. Guru dengan kemampuan komunikasi yang baik dinilai memiliki peran penting dalam membangun hubungan positif dengan peserta didik, meningkatkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Selain berorientasi pada peningkatan kompetensi pendidik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam menerapkan pengetahuan akademik, tetapi juga berkesempatan memberikan kontribusi nyata terhadap kebutuhan pengembangan sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi dan Sekolah
Pelaksanaan kegiatan PKM ini menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan pihak sekolah diharapkan mampu menghadirkan program pendampingan yang relevan dengan kebutuhan guru sekaligus mendukung peningkatan profesionalisme pendidik secara berkesinambungan.
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang terus mendorong mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan di bidang manajemen pendidikan dengan praktik nyata di lapangan. Dengan pendekatan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak sekadar menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi sekolah dan masyarakat.
Melalui kegiatan bertema “Penguatan Budaya Akselerasi Soft Skill Public Speaking melalui Pendampingan Kolaboratif Guru”, diharapkan tumbuh budaya kolaborasi yang kuat, komunikasi yang efektif, serta semangat pengembangan kompetensi secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Pada akhirnya, penguatan keterampilan public speaking melalui pendampingan kolaboratif diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru. Kompetensi tersebut menjadi modal penting bagi pendidik untuk menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas, membangun interaksi yang positif dengan peserta didik, serta mendukung terwujudnya tujuan pendidikan secara optimal.
Reporter: Cecep Muklis






