Lewat Bantuan Gerobak Usaha, Pemdes Sukaharja Dorong Penerima PKH Mandiri dan Produktif

BOGOR, CIJERUK – ungkaphukumnasional.com

29 September 2026 — Pemerintah Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, melangkah nyata mengangkat taraf ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan sarana berupa gerobak usaha. Program ini bukan sekadar pemberian alat dagang, melainkan jembatan strategis mengubah pola pikir warga dari bergantung pada bantuan rutin menuju kemandirian yang berkelanjutan.

Kegiatan ini bersumber dari anggaran Dinas Sosial Kabupaten Bogor melalui Bantuan Keuangan Kementerian Sosial (Kemensos), dan disalurkan dalam rangkaian kegiatan Operasi Pasar yang berlangsung meriah di kecamatan cijeruk.

Bukan Ditinggalkan, Melainkan Diberdayakan

Penyaluran gerobak ini menyasar dua kelompok sekaligus: warga yang sebelumnya menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) namun kini telah berada di luar kriteria penerima, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini berdagang secara sederhana.

“Intinya, warga tidak ditinggalkan begitu saja. Justru kami arahkan agar mampu berdiri di atas kaki sendiri. Bantuan ini bukan pengganti ketergantungan, melainkan sarana untuk membuka usaha yang jenisnya bebas sesuai kemampuan masing-masing,” ungkap Sekretaris Desa Sukaharja, Sudrajat.

Pada tahap awal ini, sebanyak 3 unit gerobak telah diserahkan kepada mantan penerima PKH yang tersebar di RW 5 dan RW 6 — mencakup RT 01 RW 06 serta dua lingkungan di RW 05 — melalui proses verifikasi ketat agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Alat Dagang, Langkah Maju

Sekretaris Desa menegaskan, gerobak ini bukan sekadar alat, melainkan awal perubahan.

“Kami ingin warga yang sudah berusaha dapat lebih maju. Gerobak ini bukan sekadar tempat berjualan, melainkan langkah agar usaha mereka tertata rapi, bersih, dan semakin dikenal masyarakat,” ujarnya.

Kini, para penerima memiliki tempat dagang yang tetap, aman, dan menarik.

Komitmen yang Berkelanjutan

Pemerintah Desa Sukaharja menegaskan bahwa program ini hanyalah permulaan. Ke depannya, Pemdes berkomitmen tidak hanya memberikan alat, tetapi juga mendampingi warga melalui pelatihan keterampilan, peningkatan kualitas produk, hingga dukungan pemasaran.

“Harapan kami sederhana: semoga bantuan ini terus berkembang dan membawa kesejahteraan. Insyaallah ke depannya warga tidak lagi bergantung pada bantuan, melainkan mampu menjadi pilar kemandirian bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Warga pun menyambut baik langkah ini, berharap program serupa terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang mampu mandiri secara ekonomi dan menciptakan peluang rezeki bagi lingkungannya.

Reporter: (Fauzi & Yoyo)