Polres Cianjur Gelar Apel Pasukan dan Musnahkan Ratusan Knalpot Brong Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2026

CIANJURungkaphukumnasional.com Menyambut arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Cianjur menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Lodaya 2026” yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti knalpot brong, Kamis (12/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Cianjur ini menjadi simbol kesiapan penuh aparat gabungan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan hari raya.

Apel tersebut melibatkan personel lintas sektoral, meliputi TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, PLN, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Denpom, serta Pramuka. Kehadiran seluruh unsur ini menegaskan komitmen sinergi dalam mengamankan jalannya mudik dan arus balik selama 13 hari ke depan.

Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, yang hadir langsung dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas soliditas seluruh instansi. “Hari ini kita bersatu dalam satu komando untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat Cianjur aman dan lancar. Sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah adalah kunci utama keberhasilan operasi ini. Semoga seluruh pemudik selamat sampai tujuan dan dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya dalam sambutan.

Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Dr. Akhmad Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I., memaparkan bahwa sebanyak dua pertiga dari total personel Polres Cianjur akan diterjunkan langsung ke tengah masyarakat. Mereka akan disiagakan di 15 pos pengamanan, 8 pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di titik-titik rawan kepadatan dan kecelakaan.

“Pos-pos ini tidak hanya diisi oleh personel Polri, tetapi juga didukung penuh oleh TNI, Basarnas, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta relawan Pramuka. Kami juga telah menyiapkan sarana pendukung berupa kendaraan roda dua dan roda empat guna memastikan mobilitas petugas di lapangan dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),” jelas Kapolres.

Mengantisipasi praktik travel gelap yang kerap muncul saat musim mudik, Kapolres menegaskan pendekatan yang humanis namun tetap tegas. “Kita harus bertanya lebih dulu, mengapa masyarakat cenderung memilih travel gelap? Mungkin ada kebutuhan pelayanan yang belum terakomodasi. Namun, aturan tetaplah aturan. Penegakan hukum akan kami lakukan secara berkeadilan, dengan mengedepankan pelayanan prima namun tidak mentolerir pelanggaran yang membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan pemusnahan ratusan unit knalpot brong atau knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang berhasil disita selama masa operasi cipta kondisi menjelang Lebaran. Knalpot-knalpot tersebut dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat dan digerinda, disaksikan langsung oleh para pejabat forkopimda. Tindakan ini diharapkan dapat menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengurangi polusi suara yang meresahkan.

Operasi terpusat dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” ini merupakan wujud nyata transformasi menuju Polri yang presisi. Dengan mengedepankan prinsip prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, jajaran kepolisian bersama stakeholder terkait bertekad menghadirkan perayaan Idul Fitri tahun ini yang lebih baik, aman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Cianjur.

Red