PAMDI Cianjur di Bawah Agus Chandra: Gebrakan Baru untuk Dangdut Lokal, Rangkul Semua Pihak dari Seniman hingga Pelaku Usaha
CIANJUR – ungkaphukumnasional.com Gelombang perubahan resmi menyapa dunia musik dangdut Cianjur. Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Cianjur memasuki era kepemimpinan baru setelah H. Agus Chandra, S.E., ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) periode 2026-2031. Penetapan ini dilakukan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar belum lama ini, menandai babak kolaborasi lebih luas.
Yang menjadi sorotan dalam visi kepemimpinan baru ini adalah inklusivitas. Agus Chandra tidak hanya berfokus pada penyanyi, tetapi secara tegas menyatakan akan merangkul seluruh ekosistem: pemain musik, pencipta lagu (songwriter), pengusaha sound system (pons), komunitas seni, hingga wedding organizer (WO). Strategi ini bertujuan menyatukan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendorong kesuksesan dan pembinaan dunia seni dangdut lokal.
“Ini amanah besar. Target kami adalah membuat program yang menyentuh semua kalangan, dari yang senior hingga generasi muda, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan anggota. Segera setelah pelantikan, kami akan eksekusi program-program prioritas,” tegas Agus Chandra, sang ketua terpilih, penuh komitmen.
Peneguhan dan pemberian Surat Keputusan (SK) secara simbolis telah dilaksanakan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAMDI Jawa Barat, Hj. Erna Komalasari. SK ini menjadi dasar hukum bagi pengurus baru untuk segera menjalankan roda organisasi, termasuk melakukan pendaftaran administrasi ke Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur.
Erna Komalasari menyambut antusias kepemimpinan baru ini. “Pelantikan ini adalah titik tolak kebangkitan. Setelah dilantik nanti, kami percaya Ketua DPC PAMDI Cianjur, H. Agus Chandra, akan bergerak lebih aktif dan maksimal untuk mengembangkan organisasi ke arah yang lebih besar dan profesional,” ujarnya, Sabtu (6/2/2026).
Rencana pelantikan pengurus secara resmi telah diagendakan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Menurut rencana, Hj. Erna Komalasari akan bertindak langsung sebagai pelantik dalam upacara tersebut.
Dengan kepemimpinan baru ini, PAMDI Jabar menargetkan penguatan sinergi antara pengurus daerah dan cabang. Fokus utamanya adalah pada pembinaan anggota, peningkatan kapasitas dan kualitas seniman dangdut lokal, serta pengembangan event dan jejaring yang berkelanjutan.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi akselerator bagi perkembangan ekosistem musik dangdut di Cianjur. Harapannya, PAMDI Cianjur tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga motor penggerak yang memperkuat kontribusi musik dangdut dalam pelestarian budaya sekaligus modernisasi musik populer Indonesia di tingkat akar rumput, dengan melibatkan seluruh rantai industrinya.
Red






