Kecamatan Cianjur Gelar ‘Final’ Musrenbang untuk Percepat Pembangunan 2027
Cianjur – ungkaphukumnasional.com // 29 Januari 2026 – Suasana Aula Kelurahan Sayang pagi ini (29/1) penuh dengan perhitungan strategis dan harapan. Sebelas usulan program pembangunan hasil dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kelurahan diperebutkan untuk masuk dalam tiga besar yang akan diusulkan ke tingkat kabupaten. Kompetisi sehat ini merupakan puncak dari proses demokrasi partisipatif guna menentukan prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cianjur Tahun 2027.
Acara yang mengusung tema “Pemerataan dan Pemantapan Infrastruktur Dasar, Layanan Publik, dan Pembangunan Ketahanan Pangan” ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan kunci. Turut hadir Danramil Cianjur, anggota DPRD dari Fraksi PKS dan PAN, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida), Kapolsek, serta seluruh 6 Kepala Kelurahan dan 5 Kepala Desa se-Kecamatan Cianjur, TP PKK, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Cianjur Saripudin, S.STP., M.Si, menegaskan bahwa pertemuan hari ini adalah tahap final di tingkat kecamatan. “Hari ini kita akan menyepakati sebelas usulan hasil Musrenbang desa dan kelurahan. Kita akan menghitungnya berdasarkan empat kriteria. Mudah-mudahan nanti akan terpilih tiga terbaik sesuai hasil penilaian untuk diusulkan ditingkat kabupaten,” ujar Saripudin dengan penuh antusias.
Ia berharap hasil dari proses yang dimulai sejak 12-14 Januari di tingkat desa ini akan memberikan manfaat nyata bagi Kecamatan Cianjur, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, maupun penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Salah satu usulan yang disoroti datang dari Kelurahan Bojongherang. Kaih Yosi Herdiana, S.IP, Kepala Kelurahan setempat, menyampaikan kebutuhan mendesak terkait konektivitas dan infrastruktur dasar. “Dari 22 RW yang ada di Bojongherang, kami sangat membutuhkan pembangunan sarana prasarana untuk mendukung percepatan peningkatan indeks pembangunan manusia. Salah satunya adalah pembangunan drainase di Gang Bali RW 15,” tuturnya.
Dengan semangat memperjuangkan aspirasi warganya, Yosi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan satu paket pekerjaan dengan nilai Rp 100.000.000 yang diharapkan dapat dibiayai melalui APBD Kabupaten. “Ini bukan hanya tentang drainase, tetapi tentang mengurangi risiko banjir, meningkatkan akses, dan pada akhirnya kualitas hidup warga,” tambahnya.
Proses pleno yang berlangsung dinamis tersebut diharapkan dapat menghasilkan tiga program prioritas yang paling tepat sasaran, mendesak, dan berpotensi besar memberikan dampak luas. Tiga usulan terpilih nantinya akan menjadi ‘wakil’ Kecamatan Cianjur dalam perebutan anggaran yang lebih besar di Musrenbang Tingkat Kabupaten, menentukan arah pembangunan Cianjur untuk tahun 2027 mendatang.
RED






