Halal Bihalal Desa Ciputri: Merajut Kebersamaan, Menguatkan Sinergitas, dan Mengapresiasi Penggerak Zakat

CIANJURungkaphukumnasional.com || Suasana kebersamaan yang hangat dan penuh makna menyelimuti Aula Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, pada Jumat siang (27/3/2026). Selepas menunaikan ibadah salat Jumat, arus dinamika sosial masyarakat desa bergerak dalam satu ritme. Bukan sekadar tradisi tahunan, gelaran Halal Bihalal yang digagas Pemerintah Desa Ciputri kali ini menjelma menjadi simpul strategis untuk merekatkan kembali tali persaudaraan sekaligus mematangkan sinergi pembangunan desa yang berkelanjutan.

Acara yang mengusung semangat “Silihasih” (saling mengasihi) ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi lebaran di Indonesia memiliki dimensi yang lebih dalam, yakni sebagai perekat sosial pasca-mobilitas tinggi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri. Momen ini dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh elemen masyarakat untuk menuntaskan urusan batin melalui saling memaafkan, sekaligus menyelaraskan visi pembangunan untuk satu tahun ke depan.

Di sela-sela kegiatan halal bihalal yang sarat akan nilai-nilai kekeluargaan, gelak sorak riuh dan tepuk tangan membahana ketika Kepala Desa Ciputri, Nia Novi Hertini, S.AP., M.I.P., secara langsung memberikan hadiah dan piagam penghargaan kepada para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat Rukun Tetangga (RT) yang dinilai memiliki kinerja terbaik.

Penghargaan yang diberikan mencakup kategori Juara 1, 2, dan 3, serta satu kategori khusus yakni Juara Terfavorit yang dipilih berdasarkan antusiasme dan kepercayaan masyarakat. Pemberian apresiasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah pernyataan eksplisit bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang transparan dan efektif dimulai dari unit terkecil di masyarakat. Ini menjadi strategi desa dalam membangun kemandirian ekonomi umat berbasis filantropi Islam.

Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pacet turut mewarnai acara tersebut. Camat Pacet, H. Neng Didi, SH., MH., hadir bersama perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pacet, aparat keamanan dari Koramil dan Polsek setempat, serta para pemangku kepentingan lainnya. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), para kader kesehatan dari Posyandu, hingga tokoh masyarakat yang menjadi panutan warga, semua duduk bersama dalam satu barisan.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Kepala Desa Nia Novi Hertini menegaskan bahwa keberagaman yang ada di Desa Ciputri bukanlah pemisah, melainkan modal sosial utama untuk melompat lebih jauh.

“Kegiatan ini kita gelar dengan niat yang tulus untuk saling memaafkan, lahir dan batin. Sebagai pemimpin desa, saya melihat bahwa sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan warga adalah kunci utama untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama para pengurus UPZ yang telah menjadi garda terdepan dalam pengelolaan keuangan umat. Mari kita buktikan bahwa Desa Ciputri bukan hanya makmur secara fisik, tetapi juga kaya akan nilai-nilai kebersamaan,” ujar Nia Novi Hertini dengan nada penuh haru dan optimisme.

Sementara itu, Camat Pacet, H. Neng Didi, SH., MH., dalam arahannya mengungkapkan kekaguman mendalam terhadap kohesivitas sosial yang ditunjukkan oleh masyarakat Desa Ciputri. Ia menilai acara Halal Bihalal yang dihadiri lintas unsur ini melampaui makna seremonial biasa.

“Inilah potret masyarakat madani yang kita idam-idamkan. Saya merasa bangga karena di sini, kita melihat semua elemen duduk bersama, dari unsur kecamatan, desa, agama, keamanan, hingga masyarakat. Pemerintah kecamatan melihat ini sebagai sebuah tradisi positif yang harus terus dipelihara. Halal Bihalal ini adalah wujud implementasi nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan sosial kita. Mari kita jadikan semangat Idul Fitri sebagai energi baru untuk membangun Desa Ciputri yang lebih maju, aman, dan sejahtera. Terima kasih kepada Ibu Kades dan jajarannya yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat berbobot ini,” tutur Camat Neng Didi disambut tepuk tangan meriah.

Puncak acara yang sarat akan nuansa haru dan kekeluargaan terjadi ketika seluruh peserta, dari mulai pejabat hingga warga biasa, saling bersalam-salaman. Tradisi sungkeman dan jabat tangan ini menjadi ritual sosial yang efektif untuk melepas segala perbedaan, membersihkan diri dari sisa-sisa konflik, serta mempererat komitmen kolektif.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut resmi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pacet. Dalam doanya, sang imam memohon keberkahan, kelancaran rezeki, serta kekompakan bagi seluruh warga desa di tahun yang baru ini.

Dengan terselenggaranya acara Halal Bihalal yang dikemas apik ini, Desa Ciputri kembali menegaskan eksistensinya sebagai desa yang menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong dan inovasi dalam pembangunan. Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah ini bukan hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi telah berhasil dikonversi menjadi titik tolak strategis bagi peningkatan kualitas pembangunan manusia dan infrastruktur di wilayah Kecamatan Pacet.

Red