Longsor Terjadi di Nagrak Sukabumi Usai Hujan Deras, 6 Rumah Warga Terancam
SUKABUMI — ungkaphukumnasional.com || Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/04/2026), memicu terjadinya bencana longsor di Kampung Leuwi Peti, Desa Balekambang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16:00 WIB. Tingginya curah hujan menyebabkan debit air drainase meningkat hingga meluap ke halaman rumah warga. Kondisi ini membuat tanah tebing menjadi labil dan akhirnya mengalami longsor di dua titik.
Berdasarkan laporan petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, longsor pertama memiliki panjang sekitar 5 meter dengan tinggi 8 meter. Sementara longsor kedua yang berada di bawahnya memiliki panjang 10 meter dan tinggi 6 meter.
Akibat kejadian ini, sedikitnya 6 rumah yang dihuni 12 kepala keluarga (KK) terancam terdampak longsor. Selain itu, akses jalan gang di sekitar lokasi juga turut terancam.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Petugas P2BK Nagrak bersama pemerintah Desa Balekambang telah melakukan asesmen dan koordinasi di lokasi kejadian. Saat ini, material longsoran tengah dalam proses pembersihan oleh petugas dan warga setempat.
Sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan dalam penanganan kejadian ini antara lain pembersihan material longsor, pemasangan kawat bronjong, karung plastik, serta pipa PVC berdiameter 10 inci untuk normalisasi drainase.
Pihak terkait juga merekomendasikan agar segera dibuat laporan kejadian dan pengajuan bantuan ke BPBD Kabupaten Sukabumi guna penanganan lebih lanjut.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir.
Hingga saat ini, situasi di lokasi dilaporkan masih dalam penanganan dan terus dipantau oleh petugas.
(Redaksi)






