DPKP kab Sukabumi/Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan kabupaten Sukabumi Berhasil Evakuasi Ular Sanca Besar di Pemukiman
Sukabumi – ungkaphukumnasional.com // Damkar cisaat dan Damkar parungkuda berhasil Evakuasi ular sanca besar di pemukiman di dua lokasi yang berbeda,
Ular yang memiliki nama ilmiah Reticulatus python/Sanca kembang tersebut ditemukan di pemukiman padat penduduk di wilayah
Kp.Tugu, Desa. Caringin wetan, kecamatan. Caringin, Kabupaten Sukabumi. Dan di Kp. limbangan, Desa Bojong longok, kecamatan parakansalak, kabupaten Sukabumi, Selasa 3 Maret 2026.
Dudi Wadanton Damkar pos cisaat menjelaskan,” bahwa betul pos damkar cisaat menerima laporan adanya ular di pemukiman yang memicu konfliknya ular dan manusia maka team yang bertugas langsung bergegas menuju lokasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan tak berselang lama ular pun berhasil di evakuasi ular dengan ukuran -+ 2meter tersebut akan kami serahkan kepada organisasi pecinta satwa Jaga Satwa Indonesia/JSI agar bisa dikembalikan ke alam dan tidak menimbulkan konflik baru dengan masyarakat.
Di lokasi yang berbeda juga pos Damkar parungkuda berhasil mengevakuasi ular yang sama dengan ukuran yang cukup besar dan berpotensi membahayakan masyarakat. Adapun ular Dengan nama ilmiah Reticulatus python/Sanca kembang tersebut tidak memiliki Bisa/Venom tapi resiko gigitan dan lilitan nya bisa berakibat fatal.
Acep Fatah Danton parungkuda memaparkan,” Ular berhasil di evakuasi dengan aman tanpa terkendala apapun kemudian ular akan kami serahkan kepada organisasi Jaga Satwa Indonesia regional Sukabumi/JSI Sukabumi, untuk di bantu pelepasliaran kembali ke alam guna menjaga populasi dan kelestarian nya. Sudah lama juga pihak DAMKAR kabupaten Sukabumi/DPKP kabupaten Sukabumi bersinergi dengan Jaga Satwa Indonesia/JSI dan sudah mempercayakan semua hasil penyelamatan kepada organisasi tersebut.
Dan himbauan kepada masyarakat bilamana ada hewan liar yang berpotensi konflik dengan masyarakat agar tidak bertindak gegabah dan segera melapor ke damkar setempat atau bisa hubungi organisasi rescue dan pecinta satwa lainnya.
Red






