Pemerintah Desa Sukagalih Salurkan Bantuan Pangan 2 Bulan, 1.106 KK Terima Beras 20 Kg dan Minyak 4 Kg
CIANJUR – ungkaphukumnasional.com Pemerintah Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, mulai menyalurkan bantuan pangan bersubsidi dari Kementerian Ketahanan Pangan Republik Indonesia. Sebanyak 1.106 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut menerima jatah beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 kilogram per keluarga, yang merupakan alokasi kebutuhan pokok untuk dua bulan ke depan.
Penyaluran yang berlangsung di Aula Desa Sukagalih pada Selasa (7/4/2026) ini berjalan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok dan tekanan ekonomi pasca-pandemi.
Kepala Desa Sukagalih, Dudi Aryadikara, S.Pd., SH., M.Si, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada warganya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang tepat sasaran ini. Sebanyak 1.106 KK yang terdata sebagai penerima manfaat sudah kami verifikasi secara ketat. Bantuan beras 20 kg dan minyak 4 kg per KK untuk dua bulan ini bukan sekadar angka, tetapi benar-benar menjadi napas kehidupan bagi keluarga kami di Sukagalih,” ujar Dudi di sela-sela pembagian.
Lebih lanjut, pria berpendidikan tinggi yang juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan ini menekankan pentingnya transparansi dan akurasi data. “Kami melibatkan perangkat desa, BPD, serta tokoh masyarakat untuk memastikan tidak ada warga yang berhak justru terlewat. Bantuan ini adalah hak mereka, dan kami hanya memfasilitasi agar sampai dengan utuh,” tambahnya.
Salah seorang penerima bantuan, Ai Saidah (40 tahun), tampak haru saat menerima jatahnya. Ibu rumah tangga yang sehari-hari membantu suaminya berjualan di pasar tradisional itu mengaku sangat merasakan manfaat bantuan ini. “Alhamdulillah, sangat terbantu. Selama ini penghasilan suami tidak menentu, kadang cukup untuk beli beras, kadang tidak. Dengan 20 kg beras dan 4 kg minyak ini, kami bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sekolah anak-anak. Semoga pemerintah terus memperhatikan warga kecil seperti kami,” tutur Ai dengan mata berkaca-kaca.
Bantuan pangan dari Kementerian Ketahanan Pangan ini merupakan bagian dari program nasional stabilisasi pasokan dan harga pangan. Desa Sukagalih dipilih karena termasuk dalam wilayah dengan indeks kerentanan pangan sedang, serta memiliki tingkat kepatuhan data yang baik melalui sistem DTKS.
Kepala Desa Dudi berharap bantuan serupa dapat berkelanjutan. “Kami di tingkat desa siap menjadi ujung tombak penyaluran. Semoga program ini terus berjalan, karena efeknya langsung dirasakan masyarakat. Kami juga mengimbau kepada warga untuk menggunakan bantuan ini sebaik-baiknya, terutama untuk kebutuhan pangan keluarga, bukan dijual kembali,” tegasnya.
Dengan tersalurkannya bantuan ini, diharapkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga di Desa Sukagalih dapat terjaga, sekaligus menjadi stimulus bagi pemulihan ekonomi lokal. Pemerintah desa pun berencana melakukan pendampingan dan monitoring pasca-penyaluran untuk memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukkan.
Sumber: bidikhukumnews.com






