Santunan Warnai Sertijab Ketua RW 15 Bojongherang, dari Rembug Aspiratif hingga Kepedulian Sosial
CIANJUR – ungkaphukumnasional.com // Suasana haru, bahagia, dan semangat kebersamaan yang luar biasa mengalir di Pondok Nawekal Selokopi Bojongherang, Minggu (11/1/2026) pagi. Lebih dari sekadar seremoni serah terima jabatan, acara bertajuk “Sinergi Untuk Bojongherang Lebih Sejahtera” ini menjadi bukti nyata demokrasi akar rumput yang hidup, ditutup dengan aksi santunan menyentuh yang menguatkan tali sosial warga RW 15, Kelurahan Bojongherang.
Acara dimulai dengan laporan pertanggungjawaban penuh penghargaan dari Ketua RW 15 periode lalu, Maman Suherman. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa segala pencapaian adalah buah gotong royong. “Apa yang telah kita capai adalah buah dari kekompakan seluruh warga. Kepada penerus saya, saya titipkan amanah ini dengan keyakinan akan membawa RW kita lebih maju,” ujar Maman.
Puncak acara adalah momen serah terima jabatan simbolis. Yayan Sopiandi Aziz yang akrab disapa Boyan resmi dikukuhkan sebagai Ketua RW 15 yang baru. Pengukuhan dipimpin perwakilan Kelurahan Bojongherang. Dalam pidato perdananya, Yayan langsung menyampaikan komitmennya. “Fokus saya adalah memperkuat sinergi dengan para ketua RT, meningkatkan keamanan, kebersihan, dan yang utama, membuka lebih banyak ruang untuk mendengar aspirasi bapak dan ibu sekalian,” tegas Boyan.
Usai seremonial, ruang dialog langsung terbuka dalam forum rembug warga yang dinamis. Warga tak sungkan menyampaikan aspirasi langsung kepada pimpinan barunya. Isu-isu konkret mengemuka: perbaikan infrastruktur jalan gang yang rusak, optimalisasi pengelolaan sampah, hingga transparansi penyaluran bantuan sosial (bansos). Yayan dengan saksama mencatat setiap masukan. “Insya Allah, semua aspirasi ini akan menjadi prioritas program kerja kami. Akan kita bahas lebih detail dengan para Ketua RT,” janjinya, menunjukkan respons yang cepat terhadap kebutuhan warga.
Bagian yang paling menyentuh hati adalah penyaluran santunan kepada 50 anak yatim dan keluarga dhuafa di lingkungan RW 15. Diiringi lantunan sholawat yang khidmat, paket sembako dan bingkisan diserahkan langsung oleh Ketua RW baru, didampingi tokoh masyarakat dan ustaz setempat. Senyum sumringah dan air mata haru mewarnai momen tersebut, mengingatkan semua yang hadir akan nilai luhur kepedulian sosial.
“Acara seperti ini yang menguatkan tali silaturahmi. Kepemimpinan boleh berganti, tetapi kepedulian pada yang lemah harus tetap menjadi jiwa dari RW kita,” ujar Nuryani salah satu warga yang hadir.
Acara yang dihadiri puluhan warga serta tokoh agama dan masyarakat ini ditutup dengan doa bersama dan ramah-tamah. Momen hari itu bukan hanya tentang suksesi kepemimpinan, tetapi lebih tentang penguatan fondasi kebersamaan, partisipasi, dan kepedulian—sebuah resep sederhana namun powerful untuk mewujudkan Bojongherang yang lebih sejahtera.
RED






